Jenis Gunung Berapi

Aktivitas gunung berapi terjadi pada setiap kondisi yang memungkinkan. Seperti seorang pemurung, mereka dapat meledak dengan dasyat atau beruap dengan tenangnya, merayap dengan malasnya atau merusak dirinya sendiri. Asal muasal gunung berapi menentukan daya ledaknya. Banyak gunung berapi meletus sepanjang area subduksi. Di sini, lempengan tektonik yang besar dari permukaan planet kita mendorong terhadap salah satunya ke yang lain. Sepanjang garis batas di mana satu lempengan diputar di bawah lempengan lainnya, kita mendapatkan gunung berapi paling berbahaya. Letusan dasyat memenuhi pikiran kita tentang sebuah gunung berapi.

———————————————————-

klik di sini jika anda tidak bisa melihat video di atas

—————————————————-

Gunung-gunung berapi menciptakan pegunungan besar berbentuk kerucut. Gunung-gunung api ini meletus ketika magma di bawahnya mendesak mulut gunung. Di tenagai oleh gas yang menyebar dan air tanah yang mendidih, ekses panaspun menghembus. Gunung berapi seperti ini sering memiliki lapisan-lapisan alternatif dari bahan-bahan vulkanik yang berbeda-beda, debu, bara dan lava. Ketiganya yang melapisi kerucut disebut gunung berapi komposisi.

Hawaii tidak berada di dekat dua lempengan yang bergabung, tetapi hawaii merupakan sebuah titik panas aktivitas vulkanik. Apa yang mentenagainya?

Kepulauan Hawaii adalah kepulauan titik panas, tercipta ketika sejumlah magma menerobos sebuah titik tipis pada lapisan permukaan. Ketika ia menyemburkan api, lempengan bergerak sepanjang 4 inchi per tahun. Satu pulau telah terdinginkan, sementara yang lain terciptakan, betapa sebuah pertunjukan perakitan berkesinambungan.

Di pulau terbesar Hawaii, Kilauea telah meletus sejak 1983, dan mempertunjukan tidak adanya tanda-tanda beristirahat.

Ini adalah sebuah contoh dari jenis kedua gunung berapi, gunung berapi perisai. Kawah di bagian tengahnya disebut kaldera. Kawah itu masih hangat tetapi kelihatannya tidak akan meletus lagi. Jauh keluar, lava yang meresap keluar dan mengalir, menciptakan dataran baru ketika ia mendingin.

Aliran yang lebar yang membuat sebuah gunung berapi perisai berbeda dibanding gunung api kerucut. Penutup yangtidak stabil ini merupakan batu basal murni. Kadang, aliran hanya beberapa inchi saja dari permukaan. Lava tebal seperti madu, ciri khas Hawaii, menjadi dingin membentuk daerah tandus yang memerlukan bertahun-tahun untuk dapat didiami.

Kerucut batu bara adalah jenis ketiga gunung berapi. Paracutin di Meksiko adalah contoh yang menarik. Seperti halnya gunung berapikomposisi, mereka mungkin saja para tamu yang berdaya ledak tinggi di permukaan planet kita. Mereka menyembur dengan banyak debu, bara api dan kepingan-kepingan lava. Mereka menciptakan pegunungan vulkanik secara cepat, tetapi tidak selebar gunung berapi perisai atau setinggi gunung berapi komposisi. Bentuk kerucut batu bara ditentukan oleh ukuran material yang dikeluarkannya.

Sumber: http://masbadar.wordpress.com/2008/03/12/jenis-jenis-gunung-berapi/

Satu Tanggapan

  1. subhanalloh…..sukses dan maju terus pantang lelah cayoo ..buat yg berjuang memajukan pendidikan Islam, Insya Alloh, Alloh lunasi nanti di akhirat amiiin.
    ——————-
    mentariilmu : terima kasih atas perhatiannya. Do’akan dan dukung Kami agar menjadi yang terbaik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: